Orangtua Selingkuh, Ini Dampaknya Terhadap Anak
Ketika perselingkuhan terungkap, terjadi cekcok antara orangtua.
Selasa, 14 Mei 2013, 15:27 WIB
Maya Sofia, Stella Maris
Anak bisa jadi membenci salah satu orangtuanya yang menjadi berselingkuh. (calmwaters.org)
VIVAlife - Perceraian akibat perselingkuhan semakin marak dalam beberapa tahun terakhir. Biasanya selingkuh dipicu permasalahan yang terjadi selama menjalani hubungan sebagai suami istri.

"Misalnya kurang perhatian, komunikasi yang tidak berjalan baik dan lainnya. Hal inilah yang memicu seorang orangtua mencari tempat pelabuhan lain," ujar Psikolog Anak dan Keluarga, Roslina Verauli kepada VIVAlife.

Ketika perselingkuhan terungkap, terjadilah 'perang' antara orangtua dan didengar oleh anak. Tanpa disadari, hal ini berdampak pada perkembangan anak di kemudian hari.

"Reaksi emosi yang ditampilkan orangtua akan sangat berpengaruh. Bisa jadi anak akan turut serta membenci orangtua yang menjadi sumber masalah (selingkuh)," ucapnya.

Roslina pun menyarankan agar orangtua tidak buru-buru memutuskan cerai. Hal yang perlu dilakukan pertama kali oleh orangtua adalah melakukan introspeksi diri dan mencari tahu faktor yang memicu salah satu pasangan berselingkuh.

"Karena perselingkuhan terjadi bukan salah satu pihak semata," kata Roslina.

Namun, jika perceraian sudah tidak bisa dihindari, orangtua sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog terlebih dahulu. Langkah ini diperlukan guna meminimalisasi dampak terhadap anak.

Setelah itu, orangtua dianjurkan berdiskusi dengan anak mereka sesuai dengan usia dan bercerai dengan baik-baik. Kemudian usahakan kualitas hidup anak tidak berubah. Misalnya, tidak memindahkan anak dari lingkungan sekolah atau teman.

"Ini dapat memicu depresi," ucapnya. (adi) • VIVAnews

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.